Polisi Selidiki Temuan Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel

Berita Maluku, Berita Maluku TengahJakarta (MataMaluku) – Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap asal-usul serta kepemilikan senjata yang ditemukan tersebut. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo membenarkan adanya laporan mengenai penemuan senjata tersebut. Ia mengatakan polisi telah menerima informasi dari masyarakat dan langsung melakukan langkah-langkah awal untuk menangani kasus tersebut. “Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama,” kata Joko di Jakarta, Kamis. Joko menjelaskan, laporan dari masyarakat diterima kepolisian pada 15 Juli 2026. Menindaklanjuti informasi tersebut, penyidik segera melakukan serangkaian tindakan sesuai prosedur guna memastikan kondisi di lokasi dan mengumpulkan bahan keterangan awal. Sebelum laporan resmi dari masyarakat diterima, Polres Metro Jakarta Selatan diketahui telah lebih dahulu membuat Laporan Polisi Model A. Dokumen tersebut dijadikan dasar hukum untuk memulai penanganan awal setelah petugas mengetahui adanya temuan senjata di lingkungan yayasan sekolah. “Sebelum adanya laporan polisi dari masyarakat, Polres Jakarta Selatan telah membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah ditemukannya kejadian tersebut,” ujar Joko. Menurutnya, pembuatan Laporan Polisi Model A merupakan prosedur yang dilakukan aparat kepolisian agar proses penyelidikan dapat segera berjalan tanpa harus menunggu adanya laporan resmi dari pihak lain. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap asal-usul, status kepemilikan, serta tujuan penyimpanan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruangan yayasan sekolah tersebut. Polisi juga belum mengungkap jumlah pasti senjata yang ditemukan karena seluruh barang bukti masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan. Kepolisian memastikan penyelidikan terus dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan temuan tersebut.